Backup Wordpress antar Cpanel

Backup Wordpress antar Cpanel - Agak Bingung kasih judul tentang Backup antar cpanel. jadi begini ceritanya. Jika suatu saat kita akan pindah server/cpanel/hosting, tetapi sayang ama data2 kita di server/cpanel/hosting sebelumnya, Kita dapat memindahkan data2 server yang lama ke server/cpanel/hosting yang baru. maksudnyan? :)

Bagi anda pemakai WordPress independen, yaitu WordPress yang diinstall di hosting dan domain anda sendiri seringkali kebingungan untuk memindahkan instalasinya dari satu hosting ke hosting lainnya. Alih-alih membutuhkan bantuan orang lain, sebenarnya anda bisa melakukannya sendiri. Trik ini baik digunakan untuk memindahkan sebagian dari instalasi anda, bukan keseluruhan hosting. Jika keseluruhan hosting, akan lebih baik meminta support hosting baru anda untuk membantu anda karena akan lebih cepat dan 99.9% bebas kesalahan. happy

WordPress terdiri dari berkas-berkas PHP dan juga database, tentu tak bisa dipindahkan begitu saja lalu langsung bisa jalan. Membutuhkan sedikit usaha dalam memindahkan instalasi WordPress. Namun jika langkah ini diikuti dengan benar, maka tidak akan ada kesalahan.
  1. Cari tahu alamat cPanel anda. Cara yang termudah adalah dengan melakukan PING ke domain anda. Buka Command Prompt di komputer anda. Lalu ketik PING NAMADOMAIN.ANDA, contohnya gambar dibawah ini.
    Ping Domain
    Lihat angka-angka yang dipisah dengan 3 titik itu, misalnya 72.45.114.37. Setelah mengetahuinya, simpan dulu di notepad.
  2. Set Up DNS Nameserver anda ke hosting baru. Sesuaikan dengan petunjuk dari hosting yang baru.
  3. Lakukan Flush DNS komputer anda. Ketikkan: ipconfig /flushdns di command prompt anda. Lalu ganti DNS anda dengan DNS yang lain. Direkomendasikan anda menggantinya dengan DNS dari Google (8.8.8.8 dan 8.8.4.4).
  4. Login ke cPanel lama menggunakan IP yang sudah didapat sebelumnya dari proses PING tadi. Contoh IP 72.45.114.37, maka untuk login ke cPanel gunakan http://72.44.114.37/cpanel.
  5. Backup seluruh folder wp-content. Caranya masuk ke File Manager, lalu cari folder instalasi WordPress anda, klik kanan folder wp-content, pilih Compress. Kemudian akan muncul dialog box, pilih tar.bz2 karena paling kecil kompresinya. Setelah jadi filenya, klik kanan dan download ke komputer anda. Lalu klik kanan file .htaccess dan download ke komputer anda.
  6. Tutup file manager, lalu kita akan ke menu PHPMyAdmin. Setelah terbuka, cari database wordpress anda. Untuk mencarinya, anda bisa menggunakan referensi file wp-config.php pada bagian ‘wordpress database’. Setelah masuk ke database tersebut, pilih menu export. Jangan lupa untuk memilih Save as file (Gzipped) di bagian bawah. setelah itu, klik ‘Go’ dan akan muncul dialog box untuk download file, download dan simpan di komputer anda. Lalu log Out dari cPanel.
  7. Login ke cPanel hosting yang baru. Pilih menu fantastico atau Installatron(sebagian besar hosting ada). Setelah itu, lakukan instalasi WordPress secara otomatis.
  8. Setelah selesai install Worpdress (tidak masalah jika itu versi lama), kembali ke cPanel dan masuk ke menu Database. Buat satu database beserta usernya (lengkap). Setelah itu kembali ke cPanel lagi, pilih menu PhpMyAdmin dan restore semua database yang anda backup dari hosting lama tadi ke database yang baru anda buat.
  9. Setelah itu, dengan FTP atau dengan file manager, sunting file wp-config.php, sesuaikan dengan database yang telah anda bikin tadi.
  10. Upload file backup wp-content dan .htaccess anda tadi ke direktori WordPress anda. Hapus wp-content bawaan instalasi fantastico/installatron, lalu extract file backup dari hosting lama. Semua ini hanya bisa dilakukan dengan cPanel file manager.
Sekarang coba anda browsing blog anda dan voila! Pasti sudah jadi. Tinggal menghapus yang di hosting lama. Jika ternyata wordpress anda versi yang lama, tinggal login ke Dashboard anda saja dan update dengan versi yang lebih baru melalui fasilitas di WordPress anda.

Nah, selesai. Kalo ditulis memang panjang. Namun kalau dilakukan, langkah-langkah ini hanya sebentar. Tergantung seberapa cepat koneksi internet anda dan seberapa besar database dan isi wp-content anda. Tutorial ini memang untuk mereka yang sudah terbiasa dengan istilah dan pengoperasian cPanel serta domain. Jika anda mengalami kesulitan dengan langkah-langkah bisa dikonsultasikan dengan saya melalui form comment dibawah ini.

2 komentar: